download skripsi HUKUM INTERNASIONAL lengkap
download skripsi HUKUM INTERNASIONAL lengkap

Skripsi hukum internasional yang berjudul ” Tinjauan Yuridis Hukum Udara Internasional Dalam Kasus Jatuhnya Pesawat Tempur Rusia Akibat Penembakan Turki c” berikut bisa Kamu unduh disini, dan masih banyak skripsi ter-baru lainnya.

Summary

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus menerus merupakan salah satu unsur pendorong yang penting bagi perkembangan masyarakat di dunia. Peraturan yang mengatur melewati peraturan nasional suatu negara diketahui sebagai hukum internasional. Hukum internasional diminta untuk selalu dinamis dan mengikuti segala perkembangan masyarakat dunia supaya hukum itu tetap dianggap sebagai peraturan yang patut untuk tetap diberlakukan bagi masyarakat internasional internasional. Dalam sejarah perkembangannya, hukum udara internasional yang adalah salah satu cabang dari hukum internasional yang mengkaji secara umum tentang pemakaian ruang udara suatu wilayah dilahirkan disebabkan adanya kemajuan-kemajuan teknologi dengan ditemukannya benda-benda udara yang memungkinkan seorang manusia untuk terbang. Di zaman fashionable, objek kajian utama dari hukum udara ini umumnya ialah terkait pemakaian pesawat udara. Dari peraturannya sendiri yang mengkaji tentang pemakaian pesawat secara garis besar sudah tercantum di dalam Konvensi Paris 1919 yang berjudul, Worldwide Conference on Aerial
Navigation dan dalam Konvensi Chicago 1944 yang berjudul, Worldwide Conference on Civil Aviation.
Metode riset yang dipakai oleh penulis bersifat normatif dengan melakukan studi kepustakaan, melalui pengumpulan sumber information dari bahan primer dan sekunder dari bermacam-macam sumber. Dari riset ini tampak bahwa menurut hukum internasional, kedaulatan akan daerahnya amatlah penting. Konvensi Paris 1919 dan Konvensi Chicago 1944, menyampaikan bahwa kedaulatan suatu negara itu atas wilayah udaranya bersifat mutlak dan ekslusif, dengan batas jurisdiksinya ialah batas daerahnya yang sudah ditentukan menurut hukum internasional. Dalam Konvensi Paris 1919 dan konvensi Chicago 1944 jelas disebutkan bahwa posisi pesawat militer ialah merupakan pesawat negara sehingga untuk melintasi wilayah udara negara lain dibutuhkan otorisasi khusus. Negara sebagai subjek paling penting mempunyai kedaulatan teritorial yang diakui dan dilindungi oleh hukum internasional. Oleh karena itu, tak ada pesawat udara asing yang bisa dengan bebas melintasi wilayah udara suatu negara lain, termasuk kapal udara negara. Pesawat pengebom Sukhoi Su-24 punya Angkatan Udara Rusia ialah merupakan pesawat udara milter dan dengan itu adalah pesawat udara negara. Keterlibatan Rusia di dalam konflik yang terjadi di Suriah memperbolehkan pesawat militer mereka untuk terbang bebas di ruang udara Suriah, tetapi berbeda halnya di ruang udara Turki. Di akhir bulan November 2015, pesawat tempur Rusia ditembak jatuh oleh Turki, tetapi insiden itu terjadi bukan tanpa hadirnya karena. Pesawat tempur Rusia itu melakukan pelanggaran terhadap wilayah udara Turki sehingga akhirnya ditembak jatuh oleh Turki, sesuai dengan yurisdiksi yang berlaku di dalam wilayah negara Turki.
Sampai sekarang, suatu konvensi internasional yang mengatur secara khusus tentang wilayah suatu negara ataupun pesawat udara militer sebetulnya belum ada. Melihat tingginya kasus pelanggaran kedaulatan yang terjadi semestinya proses pembentukan konvensi-konvensi yang mengatur terkait hal-hal itu semestinya telah dimulai supaya bisa mengurangi terjadinya pelanggaran kedaulatan di masa depan dan memberikan kejelasan hukum yang dibutuhkan oleh negara terkait daerahnya ataupun juga terkait penindakan terhadap pesawat udara militer suatu negara jika melakukan pelanggaran. Dengan tidak adanya pengaturan-pengaturan yang pasti terkait kedua hal itu, jadi susah bagi sebuah negara untuk mengambil tindakan hukum jika terjadi pelanggaran udara di daerahnya yang dilakukan oleh pesawat udara militer. Telah seharusnya dibentuk pengaturan-pengaturan baru terkait pesawat udara militer yang meliputi bidang internasional di dalam hukum udara internasional.

Demikianlah skripsi terkait ” Tinjauan Yuridis Hukum Udara Internasional Dalam Kasus Jatuhnya Pesawat Tempur Rusia Akibat Penembakan Turki ” ini. Harus anda ketahui skripsi ini berasal dari web site eksternal

Silahkan ke hyperlink berikut untuk melakukan unduh

DOWNLOAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *