download tesis KENOTARIATAN lengkap
download tesis KENOTARIATAN lengkap

Tesis kenotariatan yang berjudul ” Kajian Yuridis Terhadap Akta Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Yang Lahir Akibat Wanprestasi Hutang Piutang c” berikut bisa Kamu download disini, dan masih banyak skripsi ter-baru lainnya.

Summary
Credit score contract happens when somebody wants fund and it’s offered by a
creditor in a type of a contract. It’s intently associated to collateral since each credit score
wants safety on the fund which is borrowed. The insurance coverage of the reimbursement is
indicated by collateral in mortgaging a debtor’s property for the reimbursement. If
the debtor can’t repay this debt, the collateral can’t be instantly transferred to the
creditor.The target of the research was to investigate legality, authorized consequence, and
legal responsibility of a Notary for PHGR (renunciation of rights and titles and indemnity)
certificates as the results of default in credit score through the use of judicial normative and
descriptive analytic strategies.
The conclusion of the research was that the legality of the results of PHGR is
legally null and void as a result of it violates formal regulation: the prevailing authorized provisions
and a few jurisprudences. Its authorized consequence is as a result of its settlement is just not
sure because the MPD (Regional Supervisory Council) of Medan didn’t get any
report from the events involved of this caase and the Notary X who has drawn up
the deed can’t be requested his legal responsibility. The issue is that the results of this analysis
has not been reported to the MPD of Medan in order that it’s tough to comply with up this
case. It’s endorsed that Notaries have prudential ideas, extra prudent, good
religion in drawing up genuine deeds, and adjust to authorized provisions, ethical and
ethics. The MPD of Medan must be extra cautious in analyzing and controlling any
deeds that are reported by Notaries every month.

 

Praktik pinjam meminjam uang sebagai salah satu sarana agar mendapatkan
dana yang diperlukan. Tetapi sebab terus menerus mengalami peningkatan sesuai
dengan tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap diperlukannya alat bukti yang kuat
untuk membuktikan adanya perbuatan hukum pinjam meminjam uang, yaitu berupa alat
bukti tertulis yang mempunyai kejelasan hukum yang kuat. Meskipun dalam masyarakat
masih ada praktik-praktik peminjaman uang di bawah tangan baik secara lisan ataupun
tertulis di bawah tangan, tetapi sesuai dengan tuntutan terhadap adanya kejelasan
hukum, maka para pihak yang mau mengikatkan dirinya dalam perjanjian pinjam
meminjam uang atau hutang piutang ini membuat suatu hitam di atas putih dihadapan
notaris. Kejelasan akan pengembalian dana itu ditandai dengan adanya jaminan,
yaitu dengan metode menjaminkan kekayaan debitur supaya debitur memenuhi keharusan
untuk membayar kembali atau dengan adanya kemampuan pihak ke-3 untuk
memenuhi prestasi debitur. Jika debitur tidak bisa melunasi hutangnya kepada pihak
kreditur maka objek jaminan tidak bisa secara langsung beralih jadi punya kreditur.
Riset ini dimaksudkan untuk menganalisa legalitas, akibat hukum dan
pertanggungjawaban Notaris terhadap Akta Jual Beli dan Pelepasan Hak yang lahir
akibat wanprestasi hutang piutang dengan memakai metode riset hukum
normatif yang sifatnya deskriptif analisis.
Kesimpulan dari Tesis ini merupakan Legalitas Akta Jual Beli dan Pengalihan Hak
yang lahir akibat wanprestasi hutang piutang tidak sah dan batal demi hukum sebab
melanggar sumber hukum formal yaitu: undang-undang yang berlaku dan beberapa
yurisprudensi hukum; Akibat hukum yang lahir akibat wanprestasi hutang piutang yang
penulis teliti ialah tidak mepunyai kekuatan hukum ; dan Pertanggungjawaban Notaris
Raskami Sembiring belum bisa dimintai pertanggungjawabannya sebab, temuan kasus
yang diteliti penulis dalam tesis ini belum dilaporkan kepada Majelis Pengawas Daerah
Kota Medan dan Notaris itu sudah mati. Sebaiknya para pengemban
pekerjaan Notaris harus mempunyai sifat kehati-hatian, lebih teliti dan mempunyai itikad baik
dalam pembuatan akta otentik serta menaati ketetapan hukum yang berlaku dan
berlandaskan pada ethical dan etika. Majelis Pengawas Daerah (MPD), khususnya MPD
Kota Medan lebih teliti dan cermat dalam melakukan pemeriksaan dan pengawasan
terhadap akta-akta yang dibuat dan dilaporkan Notaris tiap bulannya

 

Inilah skripsi terkait ” Kajian Yuridis Terhadap Akta Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Yang Lahir Akibat Wanprestasi Hutang Piutang ” ini. Harus kamu ketahui skripsi ini asalnya dari situs luar

Silahkan kunjungi URL ini untuk melakukan download

DOWNLOAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *